Sejarah Program Studi Karawitan Institut Seni Surakarta

Program Studi Seni Karawitan ISI Surakarta memiliki perjalanan panjang yang dimulai sejak tahun 1964. Prodi ini pada awalnya berdiri di bawah Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) Surakarta, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 068/1964. ASKI menjadi lembaga pendidikan seni tradisi yang lahir dari dorongan para seniman muda, empu budaya, serta dukungan masyarakat seni di Surakarta—kota yang dikenal sebagai pusat budaya Jawa.

Pada masa awal berdiri, kegiatan akademik ASKI memanfaatkan fasilitas Konservatori Karawitan Indonesia. Sejak tahun 1972, ASKI kemudian menempati kompleks bangunan Keraton Surakarta seperti Pagelaran, Sitihinggil, dan Sasonomulyo melalui Proyek Pengembangan Kesenian Jawa Tengah.

Pada tahun 1973, ASKI berkembang menjadi dua jurusan:

  • Jurusan Umum Surakarta (yang kemudian menjadi ASKI Surakarta)

  • Jurusan Minangkabau Padangpanjang (kini ISI Padangpanjang)

Status ASKI berubah menjadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Surakarta melalui SK Mendikbud No. 0446/O/1988. Sejak 1985, seluruh kegiatan akademik dipindahkan ke Kampus Kentingan, Jebres, Surakarta.

Perubahan besar terjadi pada tahun 2006, ketika STSI Surakarta resmi menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melalui Perpres No. 77 Tahun 2006. Momentum ini menegaskan peran institusi sebagai pusat pendidikan, pelestarian, dan pengembangan seni tradisi di Indonesia.

Hari lahir ISI Surakarta diperingati setiap 15 Juli, merujuk pada terbitnya SK pendirian ASKI tahun 1964. Saat ini, Program Studi Seni Karawitan berada di bawah Fakultas Seni Pertunjukan (FSP), dengan lokasi tetap di Kampus Kentingan.

Timeline Sejarah Program Studi Seni Karawitan ISI Surakarta